PENGERTIAN & KONSEP - KONSEP DASAR TCP/IP
PENGERTIAN
![]() |
| src:https://www.alrasub.com/wp-content/uploads/2014/04/ip-diagram.png |
TCP/IP (Transmission
Control Protocol/Internet Protocol) merupakan protokol standar
yang mengatur komunikasi data computer di internet. TCP/IP menjadi
protokol
standar yang banyak
digunakan dalam pertukaran data dalam jaringan internet global serta
dapat berdiri sendiri tanpa harus dipasang pada perangkat keras jaringan
apapun. Berkat prinsip ini, tugas masing-masing protokol di dalam TCP/IP menjadi
jelas dan sederhana.
![]() |
| src:https://thumbs.dreamstime.com/z/tcp-i... |
LAYER
TCP/IP memiliki 4 Layer atau lapisan
yang bertingkat. Peralatan fisik, radio, kabel, modem, card LAN seringkali disebut sebagai lapisan terakhir, lapisan ke lima
(5). Jadi ke lima (5) lapis/layer tersebut adalah
- Layer Application
- Layer Transport
- Layer Internet
- Layer Link
- Layer Physical
yang memilik fungsi pada masing-masing layer dan saling terhubung antara layer satu dengan layer lainnya untuk proses komunikasi data pada jaringan computer, sama seperti OSI Layer.
![]() |
| src:https://www.dcs.bbk.ac.uk/~ptw/teachi... |
Kadang kala, kita menyebut arsitektur jaringan TCP/IP sebagai arsitektur dengan lima (5) lapisan, jika physical layer dimasukan. Pada kenyataan di lapangan, jumlah lapisan protokol dapat bervarisasi / berbeda-beda tergantung kepentingan transaksi yang dilakukan. Hal ini akan lebih jelas pada saat kita melakukan sniffing paket data menggunakan Wireshark / Ethereal di komputer.
LAYER PHYSICAL
![]() |
| src:https://1.bp.blogspot.com/-9vmMovAn... |
![]() |
| src:https://4.bp.blogspot.com/-YewfqlFzwx... |
Fungsi utama dari layer physical ini adalah melakukan sinkronisasi dari bit data, mendefinisikan LAN Card, dan juga melakukan definisi struktur jaringan dan media transmisi jaringan.
LAYER LINK
Layer Link
adalah layer TCP/IP yang memiliki fungsi untuk menentukan bagaimana frame data dikirim. Layer
ini juga menangani frame yang berisi alamat perangkat keras atau MAC (Media Access
Control) Address. Jadi untuk alur pengeriman data pada jaringan, Layer Link akan
menambahkan header pada data yang berisi alamat perangkat keras atau MAC
Address lalu akan mengubah data dalam bentuk rangkaian bit berupa angka binary
(angka 0 dan 1) sehingga dapat dilewatkan melalui media transimisi seperti
kabel atau wireless.
![]() |
| src:https://www.techyv.com/sites/default/files/users/jayjason/data1.png |
Atau sederhananya,
Layer Link berfungsi
untuk menghubungkan 2 Devices di jaringan yang sama. Layer link juga menentukan
komputer mana yang harus menerima frame di jaringan LAN untuk meneruskan frame
ke tujuan yang benar. Misalkan kita menghubungkan 2 komputer menggunakan
kabel LAN, maka protokol yang digunakan adalah protokol ethernet pada link
layer.
Selain itu,
ada beberapa
perangkat keras jaringan komputer lainnya yang bekerja sama dengan lapisan link
layer ini.
Bridge dan juga switch merupakan perangkat keras jaringan komputer yang bekerja
secara fisik dan memiliki kaitan yang erat dengan link layer.
![]() |
| src:https://1.bp.blogspot.com/-geMt2ot8qO... |
LAYER NETWORK
Layer Network berfungsi
menghubungkan suatu jaringan
lokal ke jaringan local lainnya serta mengatur supaya alamat mesin sumber
dan yang dituju benar. Lapisan network ini yang akan mengidentifikasi
supaya datagram mencapai komputer yang benar. Tapi lapisan network sama sekali tidak menjamin bahwa
datagram yang dikirim akan diterima sampai di tujuan dengan selamat.
![]() |
| src:https://s8182.pcdn.co/wp-content/uploads/2014/07/070214_1709_Networklaye1.jpg |
Salah satu perangkat keras yang bekerja dengan network layer adalah router. Router merupakan perangkat keras jaringan komputer yang memiliki fungsi sangat penting dalam meneruskan paket data dari satu lokasi ke lokasi lainnya dengan menggunakan rute – rute tertentu. Dalam router, kita juga mengenal istilah tabel routing, yaitu merupakan sebuah sistem tebel, yang mirip seperti sistem peta atau sistem penjadwalan, yang berisi jalur atau rute mana saja yang bisa dilewati oleh sebuah paket data, rute atau jalan mana yang sudah tidak bisa digunakan, serta pembuatan rute baru. Protokol2 yang bekerja pada network layer yaitu IP, ARP, ICMP, RARP dan IGMP.
![]() |
| src:https://www.omnisecu.com/images/tcpip/network-layer-routing.jpg |
LAYER TRANSPORT
Layer Transport
berfungsi mengontrol
port sumber dan port tujuan paket, termasuk nomor urut paket yang dikirim.
Oleh karenanya, menggunakan mekanisme lapisan protokol transport file yang
besar dapat dikirim dalam potongan paket kecil, yang kemudian digabungkan
kembali di bagian penerima. Lapisan
transport
juga berusaha menjamin supaya paket yang diterima sampai ditujuan dengan selamat,
jika ada kesalahan / kerusakan paket di jalan, maka lapisan transport ini yang
akan berusaha memperbaikinya.
Contoh
protokol yang menggunakan TCP adalah SSH, Telnet, FTP, SMTP, FTP, dll. Transfer data
menggunakan UDP disebut Connectionless karena data yang di kirim tidak
dipastikan sampai di tujuan secara lengkap atau tidak. UDP
hanya akan mengirim data ke tujuan tanpa melihat data tersebut sampai di tujuan
dengan lengkap atau tidak, terjadi error atau tidak, yang UDP tau
hanya mengirimkan data tersebut ke tujuan tanpa adanya error-checking
sehingga transfer
data menggunakan UDP jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan TCP.
Contoh protokol yang menggunakan UDP adalah DNS, DHCP, SNMP, dll.
![]() |
| src:https://learnlearn.uk/alevelcs/wp-content/uploads/sites/20/2020/06/tcp-vs-udp.png?_t=1606195806 |
LAYER APPLICATION
Application layer merupakan
lapisan Layer yang
menyediakan interface atau antar muka antar aplikasi yang digunakan untuk
melakukan komunikasi di dalam jaringan, dan kemudian membantu
mengerimkan dan menerima pesan yang dikirimkan di dalam jaringan tersebut.
Ini juga di namakan protokol jaringan yang mengatur tugas-tugas tertentu dalam
suatu jaringan internet.
Berbeda dengan
layer lainnya, Application layer merupakan layer atau lapisan yang paling dekat dengan user komputer,
karena di dalam sistem jaringan komputer, Application layer bisa
menjadi awal
dan juga bisa menjadi akhir lapisan, dan selalu terkait dengan berbagai macam aplikasi dan
software di dalam komputer, seperti email client, web browser dan
sebagainya.
Dalam menjalankan
fungsinya, Application layer akan bekerja dengan bantuan beberapa
protokol, seperti DNS (Domain Name System), HTTP (Hypertext
Transfer Protocol), atau FTP (File Transfer Protocol).
![]() |
| src:https://www.grandmetric.com/wp-content/uploads/2018/12/application-layer.png |
KESIMPULAN
TCP/IP (singkatan
dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah salah satu
standar yang digunakan untuk koneksi jaringan komputer sehingga bisa saling
terhubung. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol
ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol
yang paling banyak digunakan saat ini. TCP/IP memiliki 4/5 Layer yaitu Layer Physical, Layer
Link, Layer Internet, Layer Transport dan Layer Application yang
memiliki peran masing-masing tetapi saling berkaitan antara layer satu dengan
layer lainnya.
![]() |
| src:https://image3.slideserve.com/6645312/protocols-and-port-numbers-l.jpg |
![]() |
| src:https://3.bp.blogspot.com/-4hYATqnbn0... |
![]() |
| src:https://qph.fs.quoracdn.net/main-qimg-e9c45d090bf980b018493151c6a9283a |
![]() |
| src::https://signal.avg.com/hs-fs... |


















0 Response to "PENGERTIAN & KONSEP - KONSEP DASAR TCP/IP"
Posting Komentar