Entri yang Diunggulkan

DAMPAK SOSIAL INFORMATIKA

(Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-photo/html-css-collage-concept-with-person_36295468.htm) PENGERTIAN INFORMATIKA Informatika ada...

PENGERTIAN & KONSEP - KONSEP DASAR TCP/IP




PENGERTIAN

Pada Komunikasi data, data dikirimkan melalui interface (mekanisme) seperti LAN card, Wireless LAN card dsb. Setiap mekanisme memiliki protokol (aturan) yang berbeda, seperti LAN card menggunakan protokol (ethernet) atau Wireless LAN card menggunakan protokol (802.11) . 
Beberapa Masalah dalam mengirimkan data muncul ketika mengirimkan data dengan tujuan yg jauh, seperti Data Rusak/Hilang, Salah pengiriman data, dll. Sehingga perlu dibutuhkan suatu mekanisme khusus untuk mencegah masalah2 dalam mengirimkan data.
src:https://www.alrasub.com/wp-content/uploads/2014/04/ip-diagram.png

Untuk setiap problem komunikasi data, diciptakan solusi khusus berupa aturan-aturan untuk menangani problem tersebut. Untuk menangani semua masalah komunikasi data, keseluruhan aturan ini harus bekerja sama satu dengan lainnya. Sekumpulan aturan-aturan ini biasanya dissebut dengan TCP/IP.

TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) merupakan protokol standar yang mengatur komunikasi data computer di internet. TCP/IP menjadi protokol standar yang banyak digunakan dalam pertukaran data dalam jaringan internet global serta dapat berdiri sendiri tanpa harus dipasang pada perangkat keras jaringan apapun. Berkat prinsip ini, tugas masing-masing protokol di dalam TCP/IP menjadi jelas dan sederhana.

src:https://thumbs.dreamstime.com/z/tcp-i...

LAYER

TCP/IP memiliki 4 Layer atau lapisan yang bertingkat. Peralatan fisik, radio, kabel, modem, card LAN seringkali disebut sebagai lapisan terakhir, lapisan ke lima (5). Jadi ke lima (5) lapis/layer tersebut adalah

  • Layer Application
  • Layer Transport
  • Layer Internet
  • Layer Link
  • Layer Physical

yang memilik fungsi pada masing-masing layer dan saling terhubung antara layer satu dengan layer lainnya untuk proses komunikasi data pada jaringan computer, sama seperti OSI Layer.

src:https://www.dcs.bbk.ac.uk/~ptw/teachi...


Di bawah dari empat lapisan protokol yang ke semuanya di implementasikan dalam bentuk software (perangkat lunak) yaitu lapisan fisik (physical layer) yang dapat berupa modem, kabel LAN, radio, antenna yang sifatnya fisik untuk menyambungkan jaringan. Karena tugasnya ini, protokol pada layer fisik harus mampu menerjemahkan sinyal listrik menjadi data digital yang dimengerti komputer, yang berasal dari peralatan lain yang sejenis.

Kadang kala, kita menyebut arsitektur jaringan TCP/IP sebagai arsitektur dengan lima (5) lapisan, jika physical layer dimasukan. Pada kenyataan di lapangan, jumlah lapisan protokol dapat bervarisasi / berbeda-beda tergantung kepentingan transaksi yang dilakukan. Hal ini akan lebih jelas pada saat kita melakukan sniffing paket data menggunakan Wireshark / Ethereal di komputer.


LAYER PHYSICAL

Layer Fisik/Physical layer adalah segala bentuk hubungan koneksi jaringan secara fisik, dimana kebanyakan berhubungan dengan perangkat keras sebuah jaringan komputer, seperti hub, switch, server, dan juga client.


src:https://1.bp.blogspot.com/-9vmMovAn...



src:https://4.bp.blogspot.com/-YewfqlFzwx...

Fungsi utama dari layer physical ini adalah melakukan sinkronisasi dari bit data, mendefinisikan LAN Card, dan juga melakukan definisi struktur jaringan dan media transmisi jaringan.


LAYER LINK

Layer Link adalah layer TCP/IP yang memiliki fungsi untuk menentukan bagaimana frame data dikirim. Layer ini juga menangani frame yang berisi alamat perangkat keras atau MAC (Media Access Control) Address. Jadi untuk alur pengeriman data pada jaringan, Layer Link akan menambahkan header pada data yang berisi alamat perangkat keras atau MAC Address lalu akan mengubah data dalam bentuk rangkaian bit berupa angka binary (angka 0 dan 1) sehingga dapat dilewatkan melalui media transimisi seperti kabel atau wireless.


src:https://www.techyv.com/sites/default/files/users/jayjason/data1.png

Atau sederhananya, Layer Link berfungsi untuk menghubungkan 2 Devices di jaringan yang sama. Layer link juga menentukan komputer mana yang harus menerima frame di jaringan LAN untuk meneruskan frame ke tujuan yang benar. Misalkan kita menghubungkan 2 komputer menggunakan kabel LAN, maka protokol yang digunakan adalah protokol ethernet pada link layer.

Selain itu, ada beberapa perangkat keras jaringan komputer lainnya yang bekerja sama dengan lapisan link layer ini. Bridge dan juga switch merupakan perangkat keras jaringan komputer yang bekerja secara fisik dan memiliki kaitan yang erat dengan link layer.


src:https://1.bp.blogspot.com/-geMt2ot8qO...


LAYER NETWORK

Layer Network berfungsi menghubungkan suatu jaringan lokal ke jaringan local lainnya serta mengatur supaya alamat mesin sumber dan yang dituju benar. Lapisan network ini yang akan mengidentifikasi supaya datagram mencapai komputer yang benar. Tapi lapisan network sama sekali tidak menjamin bahwa datagram yang dikirim akan diterima sampai di tujuan dengan selamat.


src:https://s8182.pcdn.co/wp-content/uploads/2014/07/070214_1709_Networklaye1.jpg

Salah satu perangkat keras yang bekerja dengan network layer adalah router. Router merupakan perangkat keras jaringan komputer yang memiliki fungsi sangat penting dalam meneruskan paket data dari satu lokasi ke lokasi lainnya dengan menggunakan rute – rute tertentu. Dalam router, kita juga mengenal istilah tabel routing, yaitu merupakan sebuah sistem tebel, yang mirip seperti sistem peta atau sistem penjadwalan, yang berisi jalur atau rute mana saja yang bisa dilewati oleh sebuah paket data, rute atau jalan mana yang sudah tidak bisa digunakan, serta pembuatan rute baru. Protokol2 yang bekerja pada network layer yaitu IP, ARP, ICMP, RARP dan IGMP

src:https://www.omnisecu.com/images/tcpip/network-layer-routing.jpg

LAYER TRANSPORT

Layer Transport berfungsi mengontrol port sumber dan port tujuan paket, termasuk nomor urut paket yang dikirim. Oleh karenanya, menggunakan mekanisme lapisan protokol transport file yang besar dapat dikirim dalam potongan paket kecil, yang kemudian digabungkan kembali di bagian penerima. Lapisan transport juga berusaha menjamin supaya paket yang diterima sampai ditujuan dengan selamat, jika ada kesalahan / kerusakan paket di jalan, maka lapisan transport ini yang akan berusaha memperbaikinya.

Terdapat 2 Protokol utama pada layer ini yaitu protocol TCP (Transmission Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol). Transfer data menggunakan TCP disebut Connection-Oriented / bisa disebut juga koneksi yg dapat dipercaya karena TCP akan memastikan data yang sampai ditujuan diterima secara lengkap dan memastikan tidak ada yang error pada data tersebut. 

Contoh protokol yang menggunakan TCP adalah SSH, Telnet, FTP, SMTP, FTP, dll. Transfer data menggunakan UDP disebut Connectionless karena data yang di kirim tidak dipastikan sampai di tujuan secara lengkap atau tidak. UDP hanya akan mengirim data ke tujuan tanpa melihat data tersebut sampai di tujuan dengan lengkap atau tidak, terjadi error atau tidak, yang UDP tau hanya mengirimkan data tersebut ke tujuan tanpa adanya error-checking sehingga transfer data menggunakan UDP jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan TCP. Contoh protokol yang menggunakan UDP adalah DNS, DHCP, SNMP, dll.


src:https://learnlearn.uk/alevelcs/wp-content/uploads/sites/20/2020/06/tcp-vs-udp.png?_t=1606195806

LAYER APPLICATION

Application layer merupakan lapisan Layer yang menyediakan interface atau antar muka antar aplikasi yang digunakan untuk melakukan komunikasi di dalam jaringan, dan kemudian membantu mengerimkan dan menerima pesan yang dikirimkan di dalam jaringan tersebut. Ini juga di namakan protokol jaringan yang mengatur tugas-tugas tertentu dalam suatu jaringan internet.

Berbeda dengan layer lainnya, Application layer merupakan layer atau lapisan yang paling dekat dengan user komputer, karena di dalam sistem jaringan komputer, Application layer bisa menjadi awal dan juga bisa menjadi akhir lapisan, dan selalu terkait dengan berbagai macam aplikasi dan software di dalam komputer, seperti email client, web browser dan sebagainya.

Dalam menjalankan fungsinya, Application layer akan bekerja dengan bantuan beberapa protokol, seperti DNS (Domain Name System), HTTP (Hypertext Transfer Protocol), atau FTP (File Transfer Protocol).


src:https://www.grandmetric.com/wp-content/uploads/2018/12/application-layer.png

KESIMPULAN

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah salah satu standar yang digunakan untuk koneksi jaringan komputer sehingga bisa saling terhubung. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. TCP/IP memiliki 4/5 Layer yaitu Layer Physical, Layer Link, Layer Internet, Layer Transport dan Layer Application yang memiliki peran masing-masing tetapi saling berkaitan antara layer satu dengan layer lainnya.



src:https://image3.slideserve.com/6645312/protocols-and-port-numbers-l.jpg

src:https://3.bp.blogspot.com/-4hYATqnbn0...

src:https://qph.fs.quoracdn.net/main-qimg-e9c45d090bf980b018493151c6a9283a

src::https://signal.avg.com/hs-fs...


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PENGERTIAN & KONSEP - KONSEP DASAR TCP/IP"

Posting Komentar